Pencarian

Pemprov Sulteng Pakai Drone dan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi 6 Ton per Hektare

Kamis, 01 Oktober 2026 • 07:29:02 WIB
Pemprov Sulteng Pakai Drone dan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi 6 Ton per Hektare
Gubernur Sulteng Anwar Hafid menjelaskan penerapan teknologi drone dan mesin pertanian modern di Palu, Rabu.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerapkan teknologi drone serta mesin pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian di daerah itu. Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyatakan penggunaan teknologi ini mempermudah pemupukan dan penyemprotan di lahan yang luas. Pemprov Sulteng menargetkan produksi padi mencapai 6 ton per hektare pada 2026.

PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengadopsi teknologi drone dan mesin pertanian modern guna mendongkrak hasil panen petani. Gubernur Anwar Hafid menilai cara-cara tradisional sudah saatnya ditinggalkan.

Anwar menyampaikan hal itu di Palu, Rabu, saat menjelaskan arah kebijakan pertanian daerah. Menurut dia, teknologi presisi lewat Brigade Pertanian dirancang mempercepat proses panen sekaligus memodernisasi cara kerja petani di lapangan.

Drone untuk Pupuk dan Semprot, Traktor hingga Combine Harvester

Anwar menyebut pemanfaatan drone mempermudah pemupukan dan penyemprotan tanaman di lahan pertanian yang luas. Selain drone, Pemprov Sulteng menyalurkan bantuan mesin pemanen padi combine harvester, traktor roda dua dan roda empat, serta bibit unggul padi kepada kelompok tani.

"Pertanian tidak boleh terus identik dengan cara-cara tradisional. Saat ini pemerintah mendorong penggunaan teknologi mulai dari traktor, mesin panen, hingga drone untuk penyemprotan," kata Anwar.

Target 6 Ton per Hektare pada 2026

Pemprov Sulteng menargetkan produksi padi mencapai 6 ton per hektare pada 2026. Anwar berharap pemanfaatan teknologi pertanian mempercepat tercapainya target produktivitas tersebut.

Menurut dia, integrasi teknologi modern harus berjalan seiring ketersediaan pupuk dan jaminan stabilitas harga gabah di tingkat petani.

"Jadi dengan pemanfaatan teknologi ini bisa menekan biaya operasional dan mempercepat masa tanam hingga panen di Sulawesi Tengah," ujar dia.

Bantuan Mesin dan Bibit untuk Kelompok Tani

Pemerintah daerah menyatakan dukungan terhadap pemanfaatan teknologi pertanian lewat bantuan mesin dan bibit unggul. Bantuan itu disalurkan langsung ke kelompok tani sebagai pengguna di lapangan.

"Tentunya pemerintah daerah juga mendukung pemanfaatan teknologi dalam pertanian dengan memberikan bantuan mesin pemanen padi combine harvester, traktor roda dua dan roda empat, serta bibit unggul padi kepada kelompok tani," ujar Anwar.

Dengan kombinasi teknologi presisi, mesin panen, dan bibit unggul, Pemprov Sulteng berharap masa tanam hingga panen di daerah itu berlangsung lebih cepat dan biaya operasional petani dapat ditekan.

Follow www.paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks