Pencarian

Kadin 4 Kabupaten di Sulteng Teken Nota Hilirisasi Durian, Kopi, Kelapa, dan Kakao di Palu

Rabu, 30 September 2026 • 08:31:01 WIB
Kadin 4 Kabupaten di Sulteng Teken Nota Hilirisasi Durian, Kopi, Kelapa, dan Kakao di Palu
Ketua Kadin empat kabupaten menandatangani nota kesepakatan hilirisasi komoditas unggulan di Palu.

PALU — Nota kesepakatan yang diteken empat ketua Kadin kabupaten dan seorang pengusaha industri di Palu menjadi landasan awal membangun ekosistem hilirisasi komoditas unggulan Sulawesi Tengah. Dokumen itu ditandatangani di Hotel Best Western Plus Coco Palu pada 28 September 2026.

Empat ketua Kadin yang menandatangani adalah Faradiba Zaenong (Parigi Moutong), Andy Abdi Wahid (Poso), Tasrun (Morowali), dan Harry Ramdhani (Sigi). Mereka berpartner dengan Surya Getto, pengusaha yang menjabat Managing Director Nusantara King Fruit.

Empat Komoditas yang Masuk Skema Hilirisasi

Komoditas yang disepakati untuk diolah meliputi durian, kopi, kelapa, dan kakao. Keempatnya dipilih karena dinilai punya nilai ekonomi tinggi jika tidak dijual dalam bentuk bahan mentah.

Salah satu wujud konkret yang dirancang adalah pengolahan keempat komoditas itu menjadi "Ice Cream Nambaso" dengan varian rasa durian, kopi, kelapa, dan cokelat. Produk ini menjadi contoh bagaimana bahan baku lokal bisa naik kelas menjadi barang olahan bermerek.

Gubernur Anwar Hafid Ikut Teken, Ini Artinya bagi Pelaku Usaha

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid turut menandatangani nota kesepakatan tersebut. Keikutsertaan orang nomor satu di Sulteng itu menjadi legitimasi bagi percepatan ekosistem industri hilirisasi di daerah.

Dalam skema kerja sama ini, Kadin kabupaten bertugas memfasilitasi keterlibatan pelaku usaha, UMKM, produsen, serta rantai pasok bahan baku lokal. Sementara pihak industri bertanggung jawab menyiapkan teknologi pengolahan, pengembangan produk, pengemasan, standardisasi, hingga strategi pemasaran dan pembukaan akses pasar.

Siapa Surya Getto, Pengusaha di Balik Kesepakatan

Surya Rama Paul Getto merupakan profesional bisnis dan manajemen operasional yang kini menjabat Managing Director di Nusantara King Fruit sejak Desember 2023. Perusahaan itu berfokus pada pengolahan dan distribusi durian.

Sebelumnya, ia menjabat Head of Upstream di TaniHub Group pada Juni 2021–Juni 2022, mengelola petani dan rantai pasok dari hulu ke hilir. Ia meraih gelar Magister Teknik bidang Business Administration, Management, and Operations dari Institut Pertanian Bogor pada 2008–2011.

Dari Jual Bahan Mentah ke Produk Bermerek

Kerja sama ini menjadi bagian dari momentum "Deklarasi Perkarantinaan: Gerakan 1000 Pengusaha UMKM dari Bumi Tadulako Menuju Pasar Global". Momentum itu digagas untuk mengubah paradigma dari sekadar menjual bahan mentah menjadi membangun produk olahan khas Sulawesi Tengah.

Acara penandatanganan dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Di antaranya Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido, dan Ketua Umum Kadin Sulawesi Tengah Gufran Ahmad.

Penandatanganan ini disebut sebagai tahap awal yang akan ditindaklanjuti melalui dokumen teknis dan kerja sama konkret sesuai kebutuhan lapangan. Tahapan berikutnya mencakup ketersediaan bahan baku, kualitas dan kontinuitas produksi, teknologi pengolahan, investasi, sertifikasi, hingga strategi ekspor.

Follow www.paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: deadline-news.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks