MOROWALI UTARA — Sebanyak 32 peserta didik yang merupakan perwakilan dari sembilan kecamatan di Morowali Utara akan bergabung dalam Jambore Nasional ke-12 tahun 2026. Mereka dilepas bersama 18 pembina pendamping dan unsur pendukung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Morowali Utara di SMKS Lemboraya, Desa Beteleme, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tingkat nasional ini dijadwalkan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, pada 13-20 Agustus 2026. Kontingen Morowali Utara dijadwalkan bertolak menuju Palu pada Selasa (11/8) dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta pada Rabu (12/8/2026).
Pesan Bupati: Jaga Nama Baik Morut dan Keluarga
Dalam sambutannya saat pelepasan, Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menekankan pentingnya menjaga martabat daerah di ajang nasional. Ia menyebut para peserta merupakan duta terbaik yang mewakili sembilan kecamatan di Kabupaten Morowali Utara.
"Kalian adalah orang-orang pilihan. Kalian adalah orang-orang terbaik. Karena itu saya titip pesan, jaga nama baik daerah, pribadi, keluarga, dan Kwarcab Pramuka Morut," pesan Delis di hadapan para peserta.
Bupati Delis hadir bersama Ketua TP PKK Morowali Utara yang juga anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt. Kehadiran keduanya menandakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Kontingen Terdiri dari Peserta Didik dan Pembina Pendamping
Kontingen Morowali Utara berjumlah 50 orang dengan komposisi 32 peserta didik yang merupakan perwakilan dari sembilan kecamatan. Sisanya merupakan pembina pendamping dan unsur pendukung Kwarcab yang bertugas memastikan kelancaran kegiatan selama di Cibubur.
Keikutsertaan dalam Jamnas ke-12 ini menjadi momentum bagi para pramuka Morowali Utara untuk berinteraksi dengan peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi daerah Sulawesi Tengah kepada peserta dari berbagai provinsi.
Jambore Nasional merupakan pertemuan besar pramuka penggalang yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Kegiatan ini dirancang untuk membangun kemandirian, kepemimpinan, dan solidaritas antaranggota pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.