MOROWALI — Pendaftaran seleksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali resmi dibuka pada Senin (10/8/2026). Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan proses seleksi untuk mengisi sembilan jabatan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus berjalan transparan dan profesional.
Pernyataan itu disampaikan Iksan saat bertindak sebagai pembina apel di halaman Kantor Bupati Morowali. Ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan momentum ini dengan mendaftar secara resmi.
Jangan Lobi, Tunjukkan Kapasitas
Iksan mengingatkan para ASN agar tidak menempuh jalur non-formal dalam memperebutkan posisi tersebut. Ia meminta seluruh peserta mengandalkan kemampuan dan rekam jejak kerja masing-masing.
"Hari ini dibuka pendaftaran seleksi jabatan. Silakan mendaftar. Jangan melobi ke kiri dan kanan, bekerja saja secara profesional dan perlihatkan bahwa kita adalah pegawai yang hebat," tegasnya di hadapan para ASN.
Menurutnya, praktik lobi justru merusak tata kelola pemerintahan yang bersih. Integritas menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar dalam seleksi kali ini.
Belajar Berkelanjutan Kunci Pengembangan Karier
Di luar proses seleksi, Bupati Morowali juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas individu bagi setiap ASN. Kemauan untuk terus belajar dinilai sebagai fondasi utama dalam pengembangan karier dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
"Semua orang harus belajar, jangan cuek agar kita bisa berkembang," ujarnya.
Iksan berharap para ASN tidak berhenti pada pencapaian administratif semata. Mereka juga harus terus memperbarui wawasan dan keterampilan sesuai tuntutan tugas. Hal ini krusial mengingat dinamika pemerintahan dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Koordinasi Antar-OPD Wajib Diperkuat
Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di Kabupaten Morowali itu memberikan arahan khusus kepada para kepala OPD dan jajarannya. Ia meminta seluruh perangkat daerah bekerja sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangan yang telah ditetapkan.
Komunikasi dan koordinasi antarperangkat daerah juga menjadi perhatian serius. Iksan menilai sinergi yang solid dibutuhkan untuk merumuskan program dan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.
Proses seleksi jabatan ini diharapkan melahirkan pemimpin birokrasi baru yang kompeten dan berintegritas tinggi. Dengan demikian, kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Morowali dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.