Pencarian

Denza Tak Tampil di GIIAS 2026, BYD Motor Indonesia Pilih Dekati Konsumen Lewat Pameran Premium

Jumat, 07 Agustus 2026 • 06:05:31 WIB
Denza Tak Tampil di GIIAS 2026, BYD Motor Indonesia Pilih Dekati Konsumen Lewat Pameran Premium
Denza memilih tidak tampil di GIIAS 2026 dan akan fokus pada pameran premium untuk mendekati konsumen.

SULAWESI TENGAH — Keputusan ini diumumkan langsung oleh Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, di sela-sela gelaran GIIAS, Rabu (5/8/2026). Pihaknya menegaskan bahwa absennya Denza bukan karena kendala teknis atau persiapan produk, melainkan murni arah strategi perusahaan.

"Enggak, jadi sepenuhnya ini adalah strategi dari kami," ujar Luther saat ditemui awak media.

Membangun Citra Premium Lewat Kegiatan Eksklusif

Alih-alih memadati area pameran yang ramai, Denza akan lebih banyak hadir di acara-acara yang pesertanya sesuai dengan profil konsumen yang dibidik. Luther menjelaskan bahwa pendekatan ini diambil agar brand positioning Denza bisa tertanam lebih kuat di benak calon pembeli.

"Jadi, ke depan kami ingin melihat bagaimana Denza ini langsung mendekatkan kepada customer-nya untuk mengeset brand positioning-nya lebih akurat lagi," katanya.

Strategi ini terlihat dari rentetan kegiatan yang sudah dan akan diikuti Denza. Beberapa di antaranya adalah expo premium, acara musik untuk kalangan menengah ke atas, hingga fashion show.

Dari Golf Competition hingga Pameran Seni

Luther merinci bahwa Denza tidak hanya berhenti pada satu jenis acara. Merek ini juga mulai terlibat dalam turnamen golf dan pameran seni untuk menjangkau komunitas yang lebih luas namun tetap spesifik.

"Jadi, kami mulai lebih attach dengan kegiatan-kegiatan seperti kegiatan expo-expo premium, join dalam kegiatan-kegiatan musikalitas middle-high, lalu kami terlibat dalam aktivitas fashion show premium, golf competition, bahkan terakhir kita ikut anjang kegiatan art yang premium," ucap Luther.

Dengan cara ini, interaksi yang terjalin antara calon konsumen dan produk diharapkan lebih intim. Pengunjung punya waktu lebih banyak untuk melihat detail kendaraan tanpa terburu-buru, sesuatu yang sulit dilakukan di tengah hiruk-pikuk pameran berskala besar.

Langkah BYD ini menjadi catatan menarik bagi industri otomotif nasional. Biasanya, pameran tahunan seperti GIIAS menjadi ajang wajib bagi semua merek untuk memamerkan produk terbarunya. Keputusan Denza untuk berbeda justru menunjukkan bahwa strategi pemasaran premium tidak selalu harus mengikuti arus utama.

Follow www.paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gridoto.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks