SULAWESI TENGAH — Memperingati Hari Anak Nasional yang mengusung tema "Bahagia dalam Pengasuhan, Tumbuh dalam Perlindungan", Kementerian Sosial melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak meluncurkan Taman Anak Sejahtera (TAS) di Sentra Alyatama Jambi, Selasa (28/7/2026). Kehadiran taman ini menjadi kabar baik bagi para orang tua, terutama ibu muda, yang ingin memberikan ruang eksplorasi terbaik bagi anak-anaknya.
Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI, MK Agung Suhartoyo, menegaskan bahwa pemenuhan hak anak tidak hanya soal perlindungan dari kekerasan, tetapi juga penyediaan fasilitas publik yang mendukung potensi tumbuh kembang mereka. "Taman Anak Sejahtera merupakan bentuk komitmen Kementerian Sosial dalam menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak. Di tempat inilah anak-anak dapat bermain, belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi mereka," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Lebih dari Sekadar Tempat Bermain
Agung menjelaskan, keberadaan TAS dirancang untuk melengkapi peran keluarga sebagai lingkungan utama pembentukan karakter anak. "Kehadiran Taman Anak Sejahtera menjadi bagian dari upaya memperkuat pengasuhan positif yang dimulai dari keluarga, sehingga anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, bahagia, dan berkarakter," ungkapnya.
Beragam aktivitas menarik telah disiapkan untuk menyambut kehadiran taman ini. Mulai dari permainan edukatif, aktivitas kreatif, pertunjukan seni, sesi mendongeng, hingga kegiatan literasi dan lomba mewarnai. Semua kegiatan ini dirancang untuk merangsang kreativitas dan kemampuan sosial anak sejak dini.
Edukasi Parenting untuk Orang Tua Muda
Peluncuran TAS juga dirangkai dengan Talkshow Parenting yang menghadirkan praktisi, Ginanjar. Acara ini diikuti oleh orang tua, pengasuh, pekerja sosial, pendamping, hingga masyarakat umum. Materi yang disampaikan berfokus pada cara membangun komunikasi efektif dan pengasuhan positif di rumah.
Siti Romlah (27), salah satu peserta yang hadir bersama putranya, Zidan Nofal Alfariski (3), mengaku mendapatkan perspektif baru dalam mengasuh anak. "Materinya sangat bermanfaat. Saya jadi memahami bahwa mendampingi anak bukan hanya memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga meluangkan waktu untuk mendengar, bermain, dan memberikan perhatian. Kehadiran Taman Anak Sejahtera ini menjadi tempat yang sangat positif agar anak-anak bisa belajar sambil bermain dengan aman," ucap Siti.
Mengapa Kehadiran Ruang Publik Ramah Anak Penting?
Bagi orang tua di perkotaan, menemukan ruang publik yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak memang sering menjadi tantangan. Kehadiran TAS di Jambi ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah berupaya menghadirkan solusi atas kebutuhan tersebut.
Program ini juga menjadi pengingat bahwa pengasuhan anak adalah tanggung jawab bersama. Kemensos terus mendorong terbangunnya ekosistem pengasuhan berbasis kolaborasi yang melibatkan keluarga, pemerintah daerah, pekerja sosial, relawan, dunia usaha, hingga masyarakat luas.
Dengan adanya fasilitas seperti TAS, anak-anak tidak hanya mendapatkan tempat bermain yang menyenangkan, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan potensi diri mereka secara optimal. Ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, bahagia, dan berkarakter kuat.