SULAWESI TENGAH — Laga pemanasan tiga hari antara County Select XI dan Pakistan di Beckenham memasuki hari kedua dengan berbagai kejadian. Babar yang turun sebagai pemukul nomor empat hanya mampu mencetak lima run dari 17 bola sebelum memutuskan mundur. Tim medis Pakistan menyatakan kapten mereka akan beristirahat untuk sisa pertandingan sebagai langkah pencegahan, namun dijadwalkan tetap bergabung dalam latihan tim di Leeds pada Senin (17/8).
Kejadian ini tentu menjadi perhatian jelang rangkaian tiga Test melawan Inggris yang dimulai di Headingley pada Rabu (19/8). Pakistan juga akan bertandang ke Lord's (27-31 Agustus) dan Edgbaston (9-13 September).
Selain Babar, performa tim tamu juga belum meyakinkan. Setelah sempat berada di posisi nyaman 164-2, Pakistan justru runtuh dan habis dengan skor 238?? out. Mereka tertinggal 67 run dari total 305 milik County Select XI pada inning pertama.
Di kubu lawan, Emilio Gay menjadi sorotan setelah kembali gagal mencetak run. Setelah tumbang oleh Mohammad Abbas di hari pertama, pemain Durham ini snick bola Mohammad Ali ke belakang dan harus puas dengan tujuh bola tanpa run di hari kedua.
Meski hasilnya buruk, penampilan Gay di laga ini setidaknya meredakan kekhawatiran atas cedera bahu yang dialaminya saat membela Durham di One Day Cup awal bulan ini. Ia dianggap siap tampil untuk Test pertama melawan Pakistan.
Keruntuhan Pakistan tidak lepas dari aksi spinner Inggris, Shoaib Bashir. Ia mencatatkan angka 4-76 dari 20.2 over, dengan memecat Imam-ul-Haq (37), Salman Ali Agha (14), Aamir Jamal (8), dan Ghazi Ghori (27).
Abdullah Shafique menjadi pencetak run terbanyak Pakistan dengan 61 run. Selain Bashir, Manny Lumsden dan Saif Zaib masing-masing mengambil dua wicket untuk County Select XI.
Memasuki akhir hari kedua, County Select XI sukses memperlebar keunggulan menjadi 195 run setelah menutup permainan di skor 128-3. James Rew (40), Caleb Falconer (52 tidak keluar), dan Saif Zaib (24 tidak keluar) menjadi tulang punggung setelah Gay dan Tom Haines (12) tumbang lebih awal.
Falconer, pemain muda Middlesex, mencatatkan half-century keduanya di pertandingan ini, menunjukkan performa impresif di hadapan para pengamat.
Dengan hasil ini, tensi jelang Test pertama di Headingley semakin terasa. Kemampuan adaptasi Pakistan terhadap kondisi Inggris dan ketajaman lini atas mereka akan menjadi ujian sesungguhnya mulai Rabu depan.