MOROWALI — Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Morowali yang akan berlaga di Jambore Nasional (Jamnas) XXII Tahun 2026. Ajang bergengsi itu dijadwalkan berlangsung di Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.
Pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Morowali pada Selasa (11/8/2026). Momen ini menjadi puncak persiapan bagi para anggota Pramuka yang terpilih mewakili kabupaten di kancah nasional.
Di hadapan para peserta, Iksan menyampaikan amanat penting. Ia mengingatkan bahwa kehadiran mereka di Jakarta bukan sekadar mengikuti kegiatan, melainkan membawa identitas dan martabat daerah.
"Ingat kehadiran adik-adik semua membawa nama baik Morowali karena di sana berbagai anak Pramuka berkumpul secara nasional," ujar Iksan di Kantor Bupati, Selasa (11/8/2026).
Penegasan ini disampaikan berulang kali. Iksan bahkan mengibaratkan menjaga nama baik daerah sama seperti menjaga diri sendiri.
"Pesan saya sekali lagi, jaga nama baik Morowali ini sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri," pungkasnya.
Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, Iksan menilai Jamnas adalah momentum strategis bagi para anggota Pramuka untuk mengasah kemampuan. Ia menyebut mereka adalah calon-calon pemimpin masa depan yang kelak menentukan arah kemajuan daerah.
"Adik-adik ini adalah generasi penerus dari sebuah pergerakan bagaimana daerah itu maju," katanya.
Karena itu, ia meminta seluruh kontingen memanfaatkan setiap momen di perkemahan untuk belajar. Salah satu kuncinya adalah mendengarkan arahan dari para pembina yang mendampingi.
"Saya tahu adik-adik Pramuka ini akan belajar banyak hal. Dengarkan para pembimbing, para kakak-kakak kita di sana," pesannya.
Keberangkatan kontingen ini menegaskan keseriusan Morowali dalam membina generasi muda. Partisipasi di Jamnas XXII menjadi tolok ukur kualitas pembinaan kepramukaan di kabupaten yang dikenal dengan kawasan industri itu.
Selama mengikuti Jamnas, para peserta akan bertemu dengan ribuan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia. Interaksi ini diharapkan memperluas wawasan dan mempererat persaudaraan antar-daerah.
Dengan bekal pesan dari orang nomor satu di Morowali, kontingen diharapkan mampu menorehkan kesan positif serta membawa pulang pengalaman berharga bagi pembangunan daerah ke depan.