BANGGAI — Peluncuran GERBANG JUNA digelar di Kabupaten Banggai dengan melibatkan sekolah-sekolah tingkat dasar hingga menengah atas. Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah Bonny Hardi Putra menegaskan bahwa menabung bukan sekadar menyimpan uang, melainkan bagian dari pembentukan karakter disiplin dan kemandirian finansial.
"Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi juga membangun karakter disiplin dan kemandirian finansial, sehingga rekening tabungan menjadi sarana pembelajaran penting untuk membentuk perilaku keuangan yang sehat," ujar Bonny di Banggai.
Mekanisme Setoran: Dikumpulkan di Sekolah, Dijemput Tiap Jumat
Program ini mendorong pelajar menyisihkan uang secara rutin setiap Senin hingga Jumat. Uang yang terkumpul dihimpun oleh petugas yang ditunjuk di masing-masing sekolah.
Setiap Jumat, tabungan dijemput perwakilan Industri Jasa Keuangan (IJK) untuk disetorkan ke rekening Simpanan Pelajar (SimPel) milik masing-masing pelajar. Mekanisme jemput setoran itu dinilai memudahkan pelajar menabung secara konsisten tanpa harus datang ke bank.
Dukung Program KEJAR dan Indeks Akses Keuangan Daerah
GERBANG JUNA menyasar pelajar SD, SMP, dan SMA sebagai kelompok yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh layanan keuangan formal. Program ini juga mendukung implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) melalui produk SimPel.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) Kabupaten Banggai. Cakupan layanan keuangan diharapkan meluas hingga menjangkau kelompok usia sekolah.
Bonny berpesan agar pelajar rajin menabung, bijak menggunakan uang, serta tidak mudah tergiur tawaran keuntungan tidak masuk akal maupun layanan keuangan ilegal di era digital.
"Mulailah membangun kebiasaan keuangan yang baik dari sekarang, karena langkah kecil yang kalian lakukan hari ini akan menentukan masa depan yang besar di kemudian hari," katanya menegaskan.
Lomba Ranking 1 hingga Literasi Produk Jasa Keuangan
Peluncuran GERBANG JUNA diisi dengan lomba Ranking 1 bagi pelajar. Ajang itu menjadi sarana meningkatkan pengetahuan soal pengelolaan keuangan, produk dan layanan jasa keuangan, serta perilaku keuangan yang bijak sejak dini.
Rangkaian kegiatan tersebut memperkuat sinergi OJK Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam membangun budaya menabung di kalangan pelajar.