SULAWESI TENGAH — Kontes bergengsi internal Auto2000 ini menjadi ajang pembuktian kemampuan tenaga ahli di balik layanan bengkel. BPC 2026 mempertandingkan enam kategori utama, yaitu General Repair Technician, THS Auto2000 Home Service Technician, Part Person, Foreman, Service Advisor, dan Technician Advisor OtoXpert.
Chief Executive Auto2000 Anton Jimmi Suwandy menegaskan bahwa masa kepemilikan kendaraan jauh lebih panjang ketimbang proses pembeliannya. Karena itu, kualitas layanan purnajual menjadi faktor penentu kenyamanan pelanggan dalam jangka panjang.
"Karena itu, kami melihat bahwa kehadiran para expert dalam layanan aftersales memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan pelanggan dapat menikmati pengalaman kepemilikan kendaraan dengan tenang dan nyaman," kata Anton di Cibinong, Jawa Barat, Minggu (2/7).
Proses penilaian BPC 2026 tidak main-main. Setiap peserta diuji melalui empat tahap seleksi yang mencakup penguasaan teori bengkel dan kendaraan, keterampilan individu, performa praktik di lapangan, hingga simulasi role play yang mengukur tingkat kepuasan pelanggan.
Lebih dari 2.700 personel dari seluruh cabang bersaing ketat. Mereka terdiri dari mekanik General Repair, Service Advisor, Part Person, Foreman, mekanik THS Auto2000 Home Service, hingga Technician Advisor OtoXpert.
Berikut daftar lengkap pemenang yang berhasil menunjukkan kompetensi terbaiknya di masing-masing kategori:
Kategori Mekanik General Repair:
Kategori Mekanik THS - Auto2000 Home Service:
Kategori Service Advisor:
Kategori Foreman:
Kategori Partsman:
Kategori Technical Advisor OtoXpert:
Chief Marketing Auto2000 Yagimin menambahkan, kompetensi para pemenang diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelanggan dalam merawat berbagai jenis kendaraan Toyota. Hal ini mencakup kendaraan bermesin konvensional (ICE) maupun kendaraan elektrifikasi, yang teknologinya kian kompleks.
"Kompetensi dari para expert di balik layanan aftersales Auto2000 ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan AutoFamily dalam urusan perawatan segala jenis teknologi kendaraan Toyota," ucap Yagimin.
Kontes semacam ini menjadi barometer kesiapan jaringan layanan Toyota di Indonesia, sekaligus pembeda kualitas pelayanan di tengah ketatnya persaingan industri otomotif nasional.