MOROWALI — Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi, Kopka Hendra Kurniawan, turun langsung ke sela-sela pemukiman warga untuk membersihkan saluran air yang tersumbat sampah. Kerja bakti yang digelar Jumat, 25 September 2026 itu melibatkan warga setempat yang bahu-membahu mengangkat tumpukan sampah plastik, ranting, dan material lain dari dalam saluran.
Pembersihan dilakukan dengan peralatan sederhana. Warga dan Babinsa menggunakan cangkul, sekop, dan garukan untuk mengangkat sampah yang menyumbat aliran air. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut dan dipindahkan ke tempat pembuangan agar tidak kembali mencemari lingkungan sekitar.
Menurut Kopka Hendra, saluran air yang berada di tengah pemukiman sangat rentan tersumbat. Kondisi itu diperparah kebiasaan warga membuang sampah sembarangan ke selokan.
Jika dibiarkan, saluran yang tersumbat bukan hanya menimbulkan bau tak sedap. Genangan air kotor berpotensi menjadi sumber penyakit hingga memicu banjir saat hujan deras turun.
"Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan gotong royong, pekerjaan seberat apapun menjadi lebih ringan dan lingkungan tempat tinggal menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk kita semua," ujar Kopka Hendra di sela-sela kegiatan.
Selain membersihkan, Babinsa yang dikenal dekat dengan warga itu memberikan edukasi dan imbauan tegas. Warga diminta tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam saluran air.
Kebiasaan membuang sampah ke selokan disebut menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air. Selain menghambat aliran, sampah yang menumpuk juga merusak keindahan lingkungan pemukiman.
Kegiatan gotong royong berlangsung dengan penuh keakraban, aman, dan lancar. Canda tawa warga berbaur dengan semangat Babinsa membuat suasana kerja bakti terasa ringan.
Kebersamaan itu diharapkan terus terjaga sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tujuannya, menciptakan lingkungan pemukiman yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir.